Berantas Knalpot Brong di Mandau, Kasat Lantas AKP Shandra Amalia: Tak Ada Toleransi, Langsung Tilang Manual

Lowongan Wartawan


Berantas Knalpot Brong di Mandau, Kasat Lantas AKP Shandra Amalia: Tak Ada Toleransi, Langsung Tilang Manual

Broto
15 Feb 2026

Fhoto: Kasat Lantas AKP Shandra Amalia: Tak Ada Toleransi, Langsung Tilang Manual. (Red)

MANDAU – Komitmen Polres Bengkalis dalam memberantas aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong terus diperkuat. Pada Minggu (15/02/2026) dini hari, tim gabungan kembali menggelar operasi penertiban di wilayah Kecamatan Mandau dan sekitarnya sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kondusif menjelang bulan suci Ramadan.


Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian S Siregar, melalui Kasat Lantas AKP Shandra Amalia, menyampaikan bahwa pada minggu ketiga pelaksanaan kegiatan ini, petugas berhasil mengamankan 7 unit sepeda motor yang tidak sesuai standar teknis.


“Hingga pukul 02.04 WIB dini hari ini, kita mengamankan 7 unit kendaraan yang mayoritas menggunakan knalpot brong. Namun, jika dilihat secara statistik, jumlah ini menurun signifikan dibandingkan minggu-minggu sebelumnya. Ini menunjukkan upaya kita menekan angka pelanggaran mulai membuahkan hasil,” ujar AKP Shandra Amalia di lokasi kegiatan.

Fhoto: Anggota Satlantas Polres Bengkalis mengamankan 7 unit sepeda motor. (Red)

Operasi ini melibatkan personel gabungan dari Polsek Mandau yang dipimpin langsung oleh Kompol Primadona, serta didukung oleh anggota Ditsamapta dan Satlantas Polres Bengkalis. Langkah tegas ini diambil sebagai respon atas keresahan masyarakat, baik di Pulau Bengkalis maupun di Kecamatan Mandau, terhadap bisingnya knalpot non-standar dan risiko balap liar.


Terkait proses pengambilan kendaraan yang disita, AKP Shandra menegaskan bahwa kepolisian menerapkan sanksi tilang manual untuk memberikan efek jera.


“Prosesnya melalui sidang di Pengadilan Negeri Bengkalis. Setelah ada putusan dan denda dibayarkan, pemilik dapat mengambil kendaraan dengan syarat wajib mengembalikan kondisi motor ke standar pabrik di tempat, seperti mengganti knalpot brong ke knalpot standar, memasang TNKB, dan spion. Selain itu, penjemput harus membawa STNK, memiliki SIM, serta wajib menggunakan helm,” jelasnya.

Fhoto: Kasat Lantas AKP Shandra Amalia tutup apel razia Balap Liar di Simpang Garoga Duri. (Red)


Menyambut bulan Ramadan, Polres Bengkalis telah menyiapkan program inovatif bertajuk "Underoot". Program ini bertujuan merangkul para remaja untuk melakukan kegiatan positif daripada terjebak dalam aksi balap liar atau asmara subuh.


“Kami akan mengajak adik-adik remaja yang sadar keselamatan lalu lintas untuk bersama-sama membangunkan masyarakat sahur, lalu dilanjutkan dengan sahur bersama. Kami ingin masyarakat dapat beribadah dengan khusus tanpa gangguan kebisingan di jalan raya,” tutup Kasat Lantas.


Polres Bengkalis mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain di jalan raya.


(Red)