Rekor Triwulan I 2026: Polres Bengkalis Sikat 253 Tersangka dan 50 Kg Sabu

Lowongan Wartawan


Rekor Triwulan I 2026: Polres Bengkalis Sikat 253 Tersangka dan 50 Kg Sabu

Broto
1 Apr 2026

Fhoto: Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si. (Red)

BENGKALIS – Komitmen Polres Bengkalis dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya bukan sekadar gertakan. Di bawah komando Kapolres AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., jajaran Satres Narkoba Polres Bengkalis bersama Polsek jajaran berhasil mengungkap jaringan narkotika skala besar sepanjang periode 1 Januari hingga 31 Maret 2026.


Dalam kurun waktu tiga bulan, total 228 kasus berhasil dibongkar. Rinciannya, 62 kasus merupakan hasil tangkapan langsung Polres Bengkalis, sementara 166 kasus lainnya merupakan pengungkapan masif dari jajaran Polsek di seluruh wilayah Kabupaten Bengkalis.


Dari ratusan kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan sedikitnya 253 tersangka yang kini terancam hukuman berat.


Tak hanya jumlah tersangka yang mencengangkan, barang bukti yang disita pun tergolong luar biasa, membuktikan bahwa Bengkalis masih menjadi jalur primadona sindikat narkoba internasional. Adapun total barang bukti yang diamankan meliputi, Sabu (Metamfetamin): 50.072,06 Gram (± 50 Kilogram), Ekstasi (XTC): 40.253 Butir, Ganja: 2.217,02 Gram dan Etomidate: 3.240 Gram


"Ini adalah angka yang sangat memprihatinkan sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Dengan penyitaan lebih dari 50 kg sabu dan puluhan ribu butir ekstasi ini, kita telah menyelamatkan ratusan ribu nyawa dari kehancuran akibat narkoba," tegas AKBP Fahrian Saleh Siregar dalam keterangannya.


Salah satu yang menjadi sorotan tajam dalam pengungkapan kali ini adalah penyitaan 3.240 gram Etomidate. Zat anestesi ini kerap disalahgunakan oleh jaringan narkoba sebagai bahan campuran atau obat penenang ilegal yang memiliki efek mematikan jika dikonsumsi tanpa pengawasan medis.


Kapolres Bengkalis menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi para bandar dan pengedar. "Kami tidak akan lelah. Operasi ini adalah pesan keras bagi para pelaku: tidak ada tempat bersembunyi di Bengkalis. Mari bersama-sama kita selamatkan generasi bangsa dari cengkeraman narkotika," tambahnya.


Penangkapan masif ini diharapkan memberikan efek jera (deterrent effect) sekaligus mempersempit ruang gerak penyelundupan narkoba di wilayah pesisir Riau.


(Red)