Turun Gunung, Pakar Geologi Irdas Muswar Resmi Daftar Jadi Calon Dirut PT Bumi Siak Pusako

Lowongan Wartawan


Turun Gunung, Pakar Geologi Irdas Muswar Resmi Daftar Jadi Calon Dirut PT Bumi Siak Pusako

Broto
10 Apr 2026

Fhoto: Turun Gunung, Pakar Geologi Irdas Muswar Resmi Daftar Jadi Calon Dirut PT Bumi Siak Pusako. (Red)

SIAK – Bursa calon Direktur Utama PT Bumi Siak Pusako (BSP) mendadak riuh. Di hari terakhir pendaftaran, Jumat (19/4/2026), sosok profesional migas senior, Irdas Muswar, resmi mendaftarkan diri untuk memimpin BUMD kebanggaan masyarakat Riau tersebut.


Langkah Irdas yang saat ini menjabat sebagai Team Manager Minas di Pertamina Hulu Rokan (PHR) ini dinilai banyak pihak sebagai sinyal kuat akan adanya transformasi besar di tubuh BSP. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di industri migas, termasuk dua dekade di Chevron Pacific Indonesia, Irdas memilih meninggalkan "zona nyaman" demi mengabdi di tanah kelahirannya.


"Saya lahir, besar, dan hidup setengah abad dari hasil migas Riau. Saatnya saya berbuat untuk memperbaiki dan membesarkan BUMD ini. Saya terpanggil untuk membawa BSP menjadi KKKS besar yang disegani di level nasional," ujar Irdas usai menyerahkan berkas pendaftaran di Siak Sri Indrapura.


Pria kelahiran Duri, 10 Agustus 1976 ini bukan orang baru dalam urusan optimasi sumur minyak. Alumnus Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) ini memiliki rekam jejak mentereng dalam mengelola Lapangan Minas salah satu lapangan waterflood terbesar di Asia Tenggara.


Di bawah kepemimpinannya, ia berhasil menahan laju penurunan produksi (decline rate) secara drastis dari 11% menjadi hanya 4%. Rahasianya adalah terobosan Reservoir Management Transformation berbasis teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dalam analisis subsurface. Keahlian inilah yang rencananya akan dibawa untuk mendongkrak performa Blok Coastal Plain Pekanbaru (CPP) yang kini dikelola mandiri oleh BSP.


Selain piawai secara teknis, Irdas juga dikenal sebagai tokoh organisasi yang vokal. Sebagai Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengda Riau, ia aktif mengawal isu-isu strategis seperti transisi kontrak Cost Recovery ke Gross Split.


Visi Irdas untuk BSP sangat jelas: menjadikan perusahaan ini masuk dalam jajaran tiga besar BUMD migas nasional yang mampu bersaing dengan perusahaan kelas dunia.


"Tantangan migas ke depan adalah kapasitas teknologi. BSP harus lebih progresif, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi. Kita punya sumber daya manusia dan aset, sekarang tinggal bagaimana kepemimpinan profesional yang kuat menggerakkannya," tegas Irdas.


Munculnya nama Irdas Muswar diprediksi akan mengubah peta persaingan calon pemimpin BSP, sekaligus memberikan harapan baru bagi masyarakat Riau agar kekayaan alam bumi Melayu dapat dikelola dengan standar profesionalisme tertinggi.


(Agung.M)