![]() |
| Fhoto: Sinergi Baja Polri, Kejaksaan, dan TNI: Komitmen Tiga Pilar Amankan Kepulauan Meranti!. (Putra) |
MERANTI - Akselerasi penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan di wilayah hukum Kabupaten Kepulauan Meranti terus dipacu. Langkah nyata ini dibuktikan lewat aksi sambang kerja dan silaturahmi strategis yang digelar jajaran Polres Kepulauan Meranti ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti pada Selasa (14/7/2026) sore.
Pertemuan krusial yang berlangsung pukul 16.00 WIB ini menjadi panggung penegasan komitmen tiga pilar Kepolisian, Kejaksaan, dan TNI untuk merapatkan barisan demi menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga, SH mewakili Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K delegasi kepolisian hadir dengan kekuatan penuh.
Turut memperkuat formasi ini adalah Danramil 02 Tebing Tinggi Kapten (Arh) Efri Hardin Nasution, Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, SH., MH, serta Kapolsek Tebing Tinggi Barat Ipda Dominikus Turnip, SE. Kehadiran unsur TNI ini menegaskan bahwa pengamanan wilayah Meranti dilakukan secara totalitas dan terintegrasi.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh jajaran Kejari Kepulauan Meranti yang dipimpin oleh Kepala Sub Bagian Pembinaan, Jenti Siburian, SH., MH, beserta para Kepala Seksi (Kasi) dan Kasubsi.
Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, menegaskan bahwa kebersamaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan fondasi utama untuk membangun sistem penegakan hukum yang tanpa celah.
"Silaturahmi ini adalah momentum emas untuk menyamakan persepsi. Dengan komunikasi yang solid dan koordinasi yang cepat, kami memastikan setiap proses hukum berjalan efektif, profesional, dan objektif demi menghadirkan rasa keadilan yang nyata bagi masyarakat Meranti," tegas Kompol Detis.
Ia juga menambahkan bahwa tantangan wilayah kepulauan menuntut aparat penegak hukum untuk bergerak lebih lincah dan kompak. Sinergitas yang sudah mengakar kuat wajib terus ditingkatkan agar tidak ada ruang bagi potensi gangguan keamanan.
Melalui kolaborasi taktis ini, birokrasi penegakan hukum di lapangan dipastikan pangkas jalur, bergerak lebih cepat, dan responsif. Imbas positifnya akan langsung dirasakan masyarakat: pelayanan publik meningkat dan stabilitas daerah tetap terjaga aman serta kondusif.
Sebagai langkah keberlanjutan, agenda pertemuan formal lanjutan tingkat tinggi telah dijadwalkan segera setelah Kapolres Kepulauan Meranti dan Kepala Kejari kembali dari dinas luar daerah. Tiga pilar Meranti siap bergerak bersama, mengawal hukum, dan mengabdi untuk masyarakat.
(Putra)


